Anak-anak & orang dewasa yang terinfeksi virus, dimana tidak
bisa diobati dengan antibiotik, biasanya akan pulih dengan sendirinya apabila
penyakitnya tersebut telah selesai. Demam, yang merupakan tipe infeksi oleh
virus dapat berlangsung sampai 2 minggu. Apabila penyakit yang diderita
terlihat makin memburuk atau berlangsung lebih lama dari perkiraan, maka
sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kembali. Obat-obatan yang dijual bebas
dapat digunakan untuk membantu mengobati beberapa gejala yang dirasakan.
Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan gejala
sakit yang dirasakan, apabila ternyata penyebabnya adalah infeksi virus &
tidak bisa diobati dengan antibiotika :
·
Banyak istirahat
·
Banyak minum
·
Gunakan pelembap ruangan
·
Hindari asap rokok atau bahan polutan lainnya
·
Gunakan obat penurun panas seperti parasetamol atau ibuprofen
untuk meredakan demam
·
Bila perlu gunakan obat-obat yang dijual bebas untuk meredakan
gejala yang dirasakan seperti misalnya pelega pernafasan dll.
Meminum antibiotika untuk mengobati pilek atau penyakit yang
disebabkan oleh virus, tidak hanya tidak bermanfaat tetapi juga dapat
menimbulkan bahaya. Dalam jangka panjang hal ini dapat membuat bakteri menjadi
lebih sulit untuk dimusnahkan. Penggunaan antibiotika yang sering & tidak
sesuai keperluan dapat menghasilkan jenis bakteri baru yang dapat bertahan
terhadap pengobatan yang diberikan atau yang disebut dengan resistensi bakteri.
Jenis bakteri baru ini memerlukan dosis yang lebih tinggi atau antibiotika yang
lebih kuat untuk dapat dimusnahkan.
Penggunaan antibiotika mendorong perkembangan bakteri yang
resisten. Setiap seseorang menggunakan antibiotika, maka bakteri yang sensitif
akan terbunuh tetapi bakteri yang resisten akan tetap ada, tumbuh &
bereproduksi. Penyebab utama meningkatnya bakteri yang resisten adalah
penggunaan antibiotika secara berulang & tidak sesuai range terapi. Kunci
untuk mengontrol penyebaran bakteri yang resisten ini adalah penggunaan
antibiotika secara tepat & sesuai range terapi (takaran, frekwensi dan lama
penggunaan obat).
Kita dapat berperan secara aktif untuk menghambat terjadinya
resistensi bakteri, caranya adalah dengan menggunakan obat antibiotika secara
tepat & sesuai range terapi. Meskipun antibiotika merupakan obat yang
sangat kuat, akan tetapi antibiotika hanya efektif untuk digunakan terhadap
penyakit yang disebabkan oleh bakteri & bukan oleh mikroba lain seperti
misalnya demam, batuk atau flu. Berikut beberapa tips yang bermanfaat apabila
kita berobat ke dokter :
·
Tanyakan apakah antibiotika yang diberikan bermanfaat terhadap
penyakit yang tengah diderita saat ini.
·
Jangan gunakan obat antibiotika untuk penyakit infeksi yang
disebabkan oleh virus seperti flu.
·
Apabila mendapatkan antibiotika, harus digunakan sampai habis.
Jangan sisakan antibiotika tersebut untuk pengobatan di lain waktu.
·
Gunakan antibiotika yang diberikan sesuai saran dari dokter.
Gunakan secara rutin sampai habis meskipun sudah merasa sehat. Jika pengobatan
antibiotika dihentikan terlalu cepat, maka beberapa bakteri dapat bertahan
hidup & menimbulkan infeksi kembali.
·
Jangan gunakan antibiotika yang di resepkan untuk orang lain.
Terkadang karena merasa gejala penyakit yang dirasakan sama, maka kita
menyamakan pengobatan dengan orang tersebut, padahal bisa jadi kebutuhan tiap
orang berbeda.
·
Jika dokter menyimpulkan bahwa penyakit kita tidak memerlukan
pengobatan antibiotika, tanyakan pengobatan lain yang dapat membantu meredakan
gejala yang kita rasakan. Jangan paksa dokter untuk memberikan antibiotika
kepada kita.
Terimakasih sudah berkunjung :) semoga bermanfaat
Sumber: medicastore.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar